Postingan

Puisi Habibie

Pagi ini ada teman yang kirim email yang isinya tentang puisi BJ Habibie untuk almarhum istrinya. Indahhh sekali bagi saya dan saya ingin menuliskannya disini. ( Bismillaah..., semoga beliau berkenan puisinya saya tulis disini ) Puisi Habibie untuk almarhum istrinya Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu. Karena aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu. Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi. Kau tau sayang, Rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang. Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak mengeluh, tapi ras...

Sakit Gigi

Sudah Seminggu ini gigiku kiri atas ( menurut dr gigi no. 7 ) sakit. sakitnya dua-duanya. Giginya iya, Gusi iya. memang disitu juga ada tambalannya. Posisi giginya aja sulit. Duhhh.. rasanya nyut..nyut...nyutt... emang bener tuh iklan jaman dulu. Kesenggol aja sakit banget. apalagi kalo di pake ngunyah. Eh ya nggk bisa lah. Aku dah bawa ke drg spesialis konservasi gigi ( perawatan. red ). Dah dikasih obat, cuman belum juga berkurang. Gimana nih, Trus dr aku dah bilang, mbak ini disembuhin dulu, nanti harus dibawa ke bedah mulut. Hiiii denger namanya aja ngeri. Bedah Mulut. Mulailah nih sifat penakutku muncul. Cari nih second opinion. Datangi dr yang lain. Lumayan ada sedikit tindakan. Juga tambahan obat alternarif. Pergilah aku ke shinshe, minta obat. Tapi dokter ke 2 juga opininya sama, ke bedah mulut. Itu dari hasil panoramic ( rontgen gigi ), ada gigi nomer 8 nggk mau muncul. dan posisinya nglekar ( jawa - tiduran). duuh.. itu dia yang nusuk2 gigi lainnya dan termasuk hal yang bik...

stup macaroni dan carang gesing

Hari Minggu kemarin 18/04/2010. Karena suami dinas piket Sabtu - Minggu di Kertosono dan Madiun, jadilah aku agak longgar aktivitasnya. Heheheh biasanya kalo suami ada sih jalan2 ato bersantai-santai aja. Males masak special. Nah, karena dah lama nggk masak stup macaroni, maka aku langsung belanja bahan2 untuk buat stup, juga sekalian habis panen pisang kemarin, belum diapa-apain tuh buah. sekalian aja aku masak. Jadi carang gesing. Aku tulis aja resepnya disini ya.... STUP MACARONI Bahan : 250 gr macaroni ( bentuk bebas ) 250 gr bawang merah + bawang bombay ( dicampur ) kupas, iris agak tebal. 250 gr daging ayam ( lebih banyak lebih enak, ato sesuai selera ) 3 btr telur ayam ( dikocok ) 3 sdm susu bubuk putih, cairkan dengan 200 ml air. 2 sct kaldu ayam bubuk 2 sct blueband 1 bh pala, diparut 1 sdt merica, dihaluskan garam secukupnya Cara memasak : 1. Rebus 1 ltr air, mendidih, masukkan macaroni, aduk- aduk. rebus sebentar saja, ( 3 menit ) angkat, tiriskan, sisihkan. 2. Rebus dagin...

Maafkan Saya

Maafkan saya.... Kalimat yang sebenarnya sedih untuk saya mengatakan karena telah mengecewakanmu. Tapi memang saat ini baru itu yang bisa kuucapkan. Nyuwun Ngapunten mas, pak. Mohon maaf mas, pak, permohonan anda tidak bisa saya penuhi. Kali ini kali ke .... ( ah sampai nggk sempat menghitung... ) meski belum puluhan tapi sudah jamak alias banyak sudah yang meminta itu, aku kembali mengucapkan kalimat itu kepada dua orang pemuda di depanku. Dengan perasaan bersalah, kutatap wajah dua pemuda itu. Kekecewaan jelas tergurat dan tergambar di wajahnya.. Maafkan teman, aku belum bisa membantu ataupun mencarikan solusi atas kekewaan yang sebelumnya mungkin tidak kalian bayangkan sebelumnya. Ya.. rumah kami di pinggir jalan besar. Jl. utama kota Solo. Jl. Slamet Riyadi. dengan lalu lintas yang boleh dibilang sangat ramai. Tapi.. ini bukan rumah milik kami. Ini rumah dinas milik perusahaan suami saya. yang mana pada saat sebelum kami menempati rumah ini, atasan yang mengurusi bagian properti ...

DAUN BANCI I

Gambar
DAUN BANCI Pernah ada yang mendengar nama tanaman ini..? Hampir semua orang yang saya tanya - terutama seumuran saya, tidak ada yang tahu soal tanaman ini. Yang tahu kebetulan malah pembantu rumah kakak - yang memang sudah tua. Orang tuaku juga tidak tahu. Namun.. nama daun banci sudah sangat membumi di rumahku, bahkan kami menanamnya dalam 3 pot. Terima kasih yang luar biasa saya sampaikan kepada keluarga yang sangat baik dari Yogyakarta Bpk Arif Surahman dan istrinya mbak Arifah Suryaningsih. Berkat tulisan di blog mereka, kami menemukan daun banci yang kami cari. Dan mbak Arifah dengan senang hati mengirimkan daun banci dari yogya ke Solo ( via kiriman ), sambil menunggu daun banci kami lebih besar. Daun ini kami pakai untuk menyembuhkan puteri kami tercinta Fildza Qurrotu 'Aini. yang kesulitan BAB. Kesulitan BAB yang bukan sekedar sembelit sesaat, namun berhari-hari. Tulisan tentang daun banci, sembelit, ataupun mega colon akan saya tuliskan bersambung... untukku dan semua ...

Bisnis Online

Tahun 2010 Tahun 2010 ini, aku memang tidak membikin resolusi resmi yang aku tempel di lemari seperti tahun 2009 kemarin. Tapi..... cukup resolusi ( menurutku ) yang aku canangkan dan bulatkan tekad di hatiku di tahun 2010 ini adalah tekad untuk memulai bisnis online, dan HARUS JALAN. Sekedar mengingat apa yang sebenarnya telah aku impikan untuk memiliki bisnis disamping pekerjaan rutin kantoran yang telah aku jalani selama 13 tahun. Tahun 2007 akhir aku sebenarnya telah memulai blogging ke blog-blog nya para komunitas TDA ( Tangan Di Atas ). Berawal dari situ, aku bertekad untuk memulai sesuatu agar aku juga bisa menjadi seperti Srikandi2 TDA. Trus memasuki 2008, mulailah aku belajar membuat blog. Namun Jaranngg sekali aku update. Jadilah blog- ku pasif. Sulitt banget bagiku untuk membagi waktu untuk 3 anakku tanpa suami di sampingku karena beliau ditempatkan dinas diluar kota. Bisnis yang pertama kucoba di tahun 2009 adalah : berjualan selimut jepang. Aku mengambil barang dari bapak...

PESAN ORTU

1 Syawal 1430 H Idul Fitri.... Serangkaian kegiatan telah terlampaui. Di hari pertama dan ke dua lebarant, tgl 20 dan 21 September rumah Ibu dan Bapak di Mendungan masih sepi-sepi aja. Hanya menerima kunjungan dari Mbah Uda Sofiyah dengan keluarga besarnya dan beberapa kerabat yang lain. Yang menemani ibu dan bapak, saya dan anak2 ( yang senantiasa berlebaran di Solo - karena tugas suami tidak memungkinkan kita mudik ke Semarang ) dan juga om Mukhlis sekalian bulik leha yang memang tidak mengenal istilah mudik, karena mereka berdua "produk" kota solo... Bude Frida sekeluarga ke Cilacap, Om Takin sekeluarga ke Banjarnegara dan Om Ghufron sekeluarga ke Boyolali masih berlebaran di tempat mertua karena memang jatahnya tahun ini berlebaran di sana / sholat disana. Rasanya 2 hari itu kok bukan hari lebaran.... Begitu Senin sore, hari ke 2 mereka udah mulai berdatangan.. dan... rameee banget. Senang rasanya... Sebenarnya acara sungkeman dan pesan ortu pas bila dilaksanakan malam i...